Rabu, 12 April 2017

SAATNYA BERBENAH DIRI MENYAMBUT BULAN SUCI RAMADHAN 1438 H

Hari ini, Rabu tanggal 12 April 2017,
Tidak terasa 44 hari lagi tibalah bulan yang di tunggu,
Bulan yang penuh dengan kebarokahan,
Bulan yang penuh dengan ampunan,
yaitu bulan Ramadhan.....

Aku rindu dengan bulan kemenangan,
Aku rindu dengan bulan yang penuh kemuliaan,
Aku rindu dan berharap bisa berjumpa dengan bulan ramadhan,
Untuk memberikan yang terbaik untuk menyambutnya....


"Alloohumma baariklanaa fii Rojaba wa Sya'ban, waballighnaa Romadhon"

Artinya :
 "Ya Allah berkahilah kami di bulan Rajab dan Sya'ban, serta pertemukanlah kami dengan bulan Ramadhan."

Adapun ada beberapa hal yang perlu kita persiapkan untuk menyambutnya di antara yaitu :

1.    Persiapan Ruhiyah (Keimanan)
Persiapan secara keimanan berupa pengendalian diri sejak sekarang untuk tidak melakukan maksiat, seperti menjaga pandangan, menjaga hati, dan lain-lain. Semoga dengan kebiasaan untuk menahan diri pada bulan Sya’ban, akan memudahkan kita menahan diri di bulan Ramadhan sehingga ibadah shaumnya jadi sempurna. Adapun persiapan ruhiyah lain yang perlu disiapkan yaitu dengan memperbanyak ibadah kita baik sholat wajib berjamaah di masjid, sholat qiyaum lail, sholat dhuha, dan ibadah sunnah lainnya.

2.    Persiapan Jasadiyah (Jasmani)
Ramadhan adalah bulan ketika kita melakukan kebaikan maka kita akan mendapatkan pahala yang berlipat, ibadah sunnah akan mendapatkan pahala wajib dan pahala ibadah wajib berlipat-lipat, sangat disayangkan ketika tiba bulan Ramadhan dan kita dalam kondisi sakit, maka kita tidak bisa mendapatkan kesempatan untuk mendapatkan pahala yang berlipat. Persiapan fisik bisa dilakukan dengan cara berolah raga secara rutin serta sudah membiasakan diri dengan shaum sunnah.

3.    Persiapan Tsaqafiyah (Keilmuan)
Rasulullah saw, bersabda:”Barangsiapa yang melakukan suatu perbuatan (ibadah) yang bukan urusan (agama/contoh) kami, maka ibadah tersebut tertolak” (HR. Muslim).
Memahami tata cara ibadah yang benar, membawa kita meraih pahala, karena apabila suatu aktifitas ibadah tidak ditunjang dengan pengetahuan yang baik, maka ibadahnya akan tertolak atau tidak mendapatkan pahala sama sekali. Persiapan ilmu ini bisa didapat dengan cara membaca atau menghadiri majelis taklim yang membahas tentang Ramadhan/Shaum.

4.    Persiapan Maaliyah (harta)
Persiapan harta yang dimaksud bukanlah persiapan harta untuk buka puasa, tetapi adalah untuk sedekah, karena sedekah di bulan Ramadhan akan mendapat ganjaran yang berlipat-lipat. mulai dari sekarang yuk kita memulai untuk sedekah, supaya kelak ketika bulan ramadhan tiba kita merasa sudah terbiasa untuk mengeluarkan sedekah.

Selasa, 07 Maret 2017

SAAT ALAM MENJADI SAKSI


Pada tanggal 23 Februari 2017, team Monik Solo mengadakan layanan aksi bangun sehat bersama di site Tubokarto Pracimantoro yang berada di desa Trukan, kecamatan Pracimantoro, kabupaten Wonogiri. Aksi layanan pengobatan gratis ini di adakan di rumah bapak Tukijan selaku tokoh masyarakat setempat. Keberangkatan kami ke lokasi aksi, banyak pemandangan indah yang di lalui di antaranya pemandangan perbukitan di Wonogiri, keindahan waduk gajah mungkur, keindahan keloknya jalan menuju lokasi, keindahan bentangan sawah yang hijau, keindahan langit yang biru, dll.

Dengan keindahan alam di Wonogiri pada saat pelaksanaan aksi bangun sehat bersama ini menjadi saksi atas kegiatan sosial yang di laksanakan.

Selasa, 31 Januari 2017

Bahagia itu, Saat Melihat kalian Bahagia




SAATNYA BERBAGI TANPA BATAS

Berbagi kepada sesama adalah hal penting,
karena tanpa berbagi kita sebagai manusia kehilangan arah dan arti dari makhluk sosial itu sendiri
Kita sebagai makhluk sosial sudah kewajiban kita untuk saling berbagi kepada orang lain, Berbagi tidak harus barang, apapun yang kita punya dan tidak dipunyai oleh orang lain perlu dibagikan karena sebagai bentuk kepedulian kita kepada orang lain.

Rihlah Bersama Zaujah



Senyuman adalah hal yang sederhana yang mampu menghasilkan hal yang luar biasa,
Dengan tersenyum akan membuat kita merasakan kedamaian jiwa,
Dengan tersenyum akan memberikan efek positif yang luar biasa,
Dengan tersenyum akan menjadi magnet penolak kesedihan dan keresahan,
Dengan tersenyum akan memberikan kekuatan untuk menjadi solusi permasalahan,
Dengan tersenyum mampu pancarkan aura kebahagian yang tak terhingga,
Dengan “TERSENYUM” merupakan kado special bagi siapapun yang melihatnya…..

Kamis, 01 September 2016

Aku dan Kamu Menuju Ridho Nya









Bersama foto ini, aku ini melukiskan saat aku dan dia untuk menjadi insan yang saling melengkapi. Melalui foto ini aku berharap kenangan ini tidak terhapus oleh siapapun hingga kita bisa reuni kembali di SurgaNya kelak. Aamiinnnn.....



SAHABATKU

Sahabatku.....
Hadirmu memberi arti dalam hidupku...
Karena doa-doamu kan menjadi peguat hidupku...
Memberikan kebahagian yang tak terhitung harganya....
Karena kalian yang akan memberikan warna kebahagian dalam hidupku

Sahabatku.....
Aku hanya bisa mengucapkan terima kasih atas hadirmu...
Ku yakin kalian akan sukses dengan jalan yang kalian lalui...
Melalui sepucuk doa yang selalu mengiringi langkahmu
Karena kalian adalah orang luar biasa....

Selasa, 02 Agustus 2016

BERSAMAMU KU MENGARUNGI BAHTERA




Saat ikrar ijab qobul terucap,
maka saat itulah aku masuk dalam bahtera,
Mengarungi samudera kehidupan yang penuh dengan ujian,
Gelombang besar, angin badai ku lalui bersama bahtera ini,
karena ku yakin semua ini akan ku lalui menuju titik tujuan

Senin, 18 Juli 2016

Surat Cinta ZaujahQ

ANIS - NAKIF

Ngawi, 22 Mei 2016





Bahwa kehidupan di dunia ibarat mengarungi lautan yang sangat luas dan dalam, maka untuk berlayar supaya selamat menuju pantai harapan yaitu kebahagian yang hakiki sangat perlu menyiapkan kapal yang besar dan kokoh yang dinamakan amal sholeh atau kebajikan.

Di hari ahad, 22 Mei 2016 jam 08.00 menjadi kapal.
Rumah tangga, ibarat kapal yang mengarungi samudera yang sangat luas. Berbagai peristiwa akan menghadang perjalanannya. Adakalanya terasa indah bagi penumpangnya. Ada angin semilir sepoi-sepoi yang sejuk dan menyenangkan. Deburan ombak-ombak kecil yang berkejaran terasa indah dalam pandangan. Tetapi, kadangkala juga harus menghadapi angin kencang dan badai yang menghempas bahkan menenggelamkan kapal dan seluruh isinya. Itulah gambaran kehidupan kita dalam berumah tangga, senang dan susah menjadi menu perjalanan kita.
Sebelum berhadapan dengan ombak besar nanti, paling tidak kita bisa selamat sampai tujuan karena perlengkapan kita sudah disiapkan sejak awal perjalanan.
1) Nahkoda
Ya Nahkoda, engkaulah nahkodaku yang diturunkan oleh Allah untukku ... Nahkodaku jagalah bahtera ini tetep melaju meski ombak dan badai menghalang, dengan kesabaran, keuletan, dan pengorbanan. Kau harus konsentrasi agar arah kapal tidak melenceng.
2) Aku siap menjadi asistenmu untuk membantu beban berat dan memberikan kenyamanan untuk kapal ini.
3) Bekal yang cukup dan memadai, agar kita sampai tujuan maka kita cari bekal yang cukup dengan ilmu.
4) Tujuan kapal ini yang kita jalani adalah sarana ibadah dan mencari ridho Allah. 
                                                                                                 Salam Cinta
Kacamata Cahayamu ^_^