Selasa, 28 Desember 2010
JIKA KETSIQOHAN MULAI MEMUDAR
Setelah sekian lama saya aktif dalam suatu lembaga, sudah banyak hal yang telah ku lalui, sudah banyak liku2 perjalanan yang pernah ku jalani. Namun semua ini gak menjadikan masalah bagiku, karena di antara kami bisa saling memahami dan saling memberikan suatu pengingatan jika yang kita lakukan sudah keluar dari jalurnya. itulah indahnya ukhuwah yang di warnai dengan banyaknya perbedaan tapi lebih mengindahkan sebuah kebersamaan.
Dulu waktu saya awal kuliah, saya pernah belajar dan di bimbing terkait dengan Islam ini sampai suatu saat kurang lebih 1,5 tahun di bersamai dengan salah salah seorang akh yang sungguh luar biasa yang bisa menginspirasi saya untuk senantiasa berada di jalan dakwah ini.
waktu beliau sudah tidak membersamai saya, saya cukup berat untuk meninggalkanya bahkan saya sempet menangis untuk berpisah dengan beliau karena sudah banyak hal yang ku dapatkan darinya baik ilmu, ukhuwah, kebersamaan, dan lain- lain pokoknya seolah - olah hati ini gk rela untuk berpisah. Semoga ukhuwah yang sudah terbangun bisa saling menguatkan dan mengokohkan.
Sekarang, sudah zamanya serba masa kini tanpa ada bukti bukanlah suatu yang pasti karena saat ini mungkin ketsiqohan seorang kepada seorang qiyadah sudah mulai meluntur. Dulu ketika sudah mendapatkan taklimat dari seorang mas'ul maka mereka bersegera melaksanakanya tapi sekarang??????
Semoga saja kita tidak seperti yang kita bayangkan.
Dulu waktu saya awal kuliah, saya pernah belajar dan di bimbing terkait dengan Islam ini sampai suatu saat kurang lebih 1,5 tahun di bersamai dengan salah salah seorang akh yang sungguh luar biasa yang bisa menginspirasi saya untuk senantiasa berada di jalan dakwah ini.
waktu beliau sudah tidak membersamai saya, saya cukup berat untuk meninggalkanya bahkan saya sempet menangis untuk berpisah dengan beliau karena sudah banyak hal yang ku dapatkan darinya baik ilmu, ukhuwah, kebersamaan, dan lain- lain pokoknya seolah - olah hati ini gk rela untuk berpisah. Semoga ukhuwah yang sudah terbangun bisa saling menguatkan dan mengokohkan.
Sekarang, sudah zamanya serba masa kini tanpa ada bukti bukanlah suatu yang pasti karena saat ini mungkin ketsiqohan seorang kepada seorang qiyadah sudah mulai meluntur. Dulu ketika sudah mendapatkan taklimat dari seorang mas'ul maka mereka bersegera melaksanakanya tapi sekarang??????
Semoga saja kita tidak seperti yang kita bayangkan.
Minggu, 26 Desember 2010
EVALUASI SKI MENUJU MIPA MADANI
Ketika MUBES SKI yang di laksanakan tanggal 24 - 26 Desember 2010 berlangsung di ruang Seminar gedung A FMIPA UNS.
Minggu, 10 Mei 2009
PLENO UKMI SIAP EKSKUSI
sebelunya afwan kalo dalam postingan ini gk ada isinya karena waktu mw menulis belum jadi karena ada agenda jadine batal dech untuk nulis. dan mau nulis sekarang peristiwanya sudah lupa jadine mau gk mau harus saya kosongi begini.....
Selasa, 14 April 2009
Rahasia Kebesaran Allah SWT
Sudah selayaknya kita sebagai hamba Allah di ciptakan di dunia semua ada tujuanya, di mana telah di jelaskan dalam Al - Qur'an Surat Al Dzariat : 56 bahwa manusia di ciptakan di muka bumi untuk beribadah kepada Allah SWT. Selain untuk beribadah kepada Allah, Allah juga menciptakan manusia sebagai khalifah di muka bumi ini.
So, mulai saat ini perlu kita pahami bersama bahwa hidup cuma sekali namun bagaimana kita mengotimalkannya sebagaimana tujuan awal penciptaan manusia.
Jika Ada Tawaran Cinta
Jika umur ini bisa diulang, diputar lagi bagai roda kehidupan, aku ingin menjadikan diriku bagian yang indah, bahagia dalam memaknai hidup, dalam berharap, berusaha, dan mendekat padaNya.
Jika aku boleh berharap, aku ingin selalu menjadikan Dia nomor satu dalam kehidupanku, tak kan kubiarkan siapa pun menjamah hatiku, karena Dia begitu istimewa bagiku.
Jika dunia ini bisa berbalik, yang menderita menjadi bahagia, yang bahagia menjadi menderita, aku tetap akan menjadi aku yang selalu merindukanNya. Aku tidak peduli aku ada di mana, aku di bawah, atau di atas di dalam kehidupan ini, karena yang aku inginkan adalah berada di sisiNya. Menjadi bagian yang dikasihiNya.
Jika banyak orang ketakutan akan kematian, atau tabu membicarakan kehidupan akhir, aku tidak akan mengikutinya, karena justru di sanalah aku bisa berjumpa denganNya. Kekasih yang selama ini kurindukan, yang telah menjadikan aku sebahagia ini dalam hidupku tatkala melampaui cobaan-cobaan, yang justru semakin mempertebal keyakinanku akan curahan kasih sayangNya. Aku sungguh merindukanNya.
Jika aku boleh memilih, aku ingin membiarkan diriku tetap menjadi aku yang bersahaja, tanpa neko-neko, tanpa dusta dan kecewa, karena dusta dan kecewa hanya menjerumuskanku pada tempat yang berjauhan denganNya. Aku tahu, itu hanya akan membuatku terluka. Aku tak bisa hidup tanpaNya. Karena Dia-lah yang menunjukkan jalanku, menjadi obor dalam hidupku. Dengan kecintaanNya, Dia jadikan aku manusia yang penuh semangat untuk menjadi manusia yang berguna.
Jika aku boleh berusaha, aku hanya ingin berlaku dengan petunjukNya dan diberi kekuatan olehNya dengan kebaikan dan RahmatNya yang pasti akan menjadikan aku lebih bercahaya dalam meniti kehidupan ini. Sungguh, tak ada satu pun yang bisa menandingiNya, karena Dia adalah segala-galaNya.
Jika ada tawaran cinta, aku tidak akan pernah menomorduakan Dia, karena Dia selalu berada pada tempat terindah dalam kehidupanku, karena cinta terhadap sesama hanya akan terjadi atas RidhaNya semata. Hanya Dia yang berhak menjadikan aku manusia penuh cinta kasih. Pada rasa yang senantiasa bergetar ketika mengingatNya, pada hati yang yang senantiasa mendo'a, pada titik terang jalan hidupku, pada pasrah yang luluh lantak menghilangkan semua keakuan dan kesombongan, yang membuatku terpuruk luruh bersujud di kakiNya. Dia yang menguasai kehidupan dan kematian, Dia yang menguasai semua makhluk, Dia yang mencintaiku tanpa pamrih, Dia yang selalu menolongku penuh kasih, Dia yang selalu kurindukan dengan segenap jiwa ragaku, Dia yang... Aku tidak bisa meluapkannya, biarlah Dia sendiri yang tahu kalau aku sangat membutuhkan dan merindukanNya.
Jika aku boleh berharap, aku ingin selalu menjadikan Dia nomor satu dalam kehidupanku, tak kan kubiarkan siapa pun menjamah hatiku, karena Dia begitu istimewa bagiku.
Jika dunia ini bisa berbalik, yang menderita menjadi bahagia, yang bahagia menjadi menderita, aku tetap akan menjadi aku yang selalu merindukanNya. Aku tidak peduli aku ada di mana, aku di bawah, atau di atas di dalam kehidupan ini, karena yang aku inginkan adalah berada di sisiNya. Menjadi bagian yang dikasihiNya.
Jika banyak orang ketakutan akan kematian, atau tabu membicarakan kehidupan akhir, aku tidak akan mengikutinya, karena justru di sanalah aku bisa berjumpa denganNya. Kekasih yang selama ini kurindukan, yang telah menjadikan aku sebahagia ini dalam hidupku tatkala melampaui cobaan-cobaan, yang justru semakin mempertebal keyakinanku akan curahan kasih sayangNya. Aku sungguh merindukanNya.
Jika aku boleh memilih, aku ingin membiarkan diriku tetap menjadi aku yang bersahaja, tanpa neko-neko, tanpa dusta dan kecewa, karena dusta dan kecewa hanya menjerumuskanku pada tempat yang berjauhan denganNya. Aku tahu, itu hanya akan membuatku terluka. Aku tak bisa hidup tanpaNya. Karena Dia-lah yang menunjukkan jalanku, menjadi obor dalam hidupku. Dengan kecintaanNya, Dia jadikan aku manusia yang penuh semangat untuk menjadi manusia yang berguna.
Jika aku boleh berusaha, aku hanya ingin berlaku dengan petunjukNya dan diberi kekuatan olehNya dengan kebaikan dan RahmatNya yang pasti akan menjadikan aku lebih bercahaya dalam meniti kehidupan ini. Sungguh, tak ada satu pun yang bisa menandingiNya, karena Dia adalah segala-galaNya.
Jika ada tawaran cinta, aku tidak akan pernah menomorduakan Dia, karena Dia selalu berada pada tempat terindah dalam kehidupanku, karena cinta terhadap sesama hanya akan terjadi atas RidhaNya semata. Hanya Dia yang berhak menjadikan aku manusia penuh cinta kasih. Pada rasa yang senantiasa bergetar ketika mengingatNya, pada hati yang yang senantiasa mendo'a, pada titik terang jalan hidupku, pada pasrah yang luluh lantak menghilangkan semua keakuan dan kesombongan, yang membuatku terpuruk luruh bersujud di kakiNya. Dia yang menguasai kehidupan dan kematian, Dia yang menguasai semua makhluk, Dia yang mencintaiku tanpa pamrih, Dia yang selalu menolongku penuh kasih, Dia yang selalu kurindukan dengan segenap jiwa ragaku, Dia yang... Aku tidak bisa meluapkannya, biarlah Dia sendiri yang tahu kalau aku sangat membutuhkan dan merindukanNya.
Selasa, 07 April 2009
Ketika Hati Sedang Gundah
Ya Rabb...
Saat aku sendiri tak mampu menerjemahkan perasaanku
Kala gundah datang menepis optimisku
Kesedihan dan resah menghantui pikiranku
PadaMu aku bersimpuh memohon uluran tanganMu
Ya Rabb...
Kutahu Kau begitu mencintaiku
Jadikan semua ini mudah bagiku
Bawalah hatiku pada kepasrahanku
Teduhkan jiwaku dengan rindu bertemu denganMu
Ya Rabb...
Pintaku yang tak kan pernah lelah kumohonkan
Jangan pernah Engkau berhenti mencintaiku
Jalan yang kulalui
Jadikan itu untukku lebih dekat denganMu
Ya Rabb...
Dekaplah aku selalu dalam agungnya cintaMu
Indahnya menyebut namaMu
Hangatnya berada dalam pangkuan kasihMu
Ya Rabb...
Tolonglah hatiku
Saat aku sendiri tak mampu menerjemahkan perasaanku
Kala gundah datang menepis optimisku
Kesedihan dan resah menghantui pikiranku
PadaMu aku bersimpuh memohon uluran tanganMu
Ya Rabb...
Kutahu Kau begitu mencintaiku
Jadikan semua ini mudah bagiku
Bawalah hatiku pada kepasrahanku
Teduhkan jiwaku dengan rindu bertemu denganMu
Ya Rabb...
Pintaku yang tak kan pernah lelah kumohonkan
Jangan pernah Engkau berhenti mencintaiku
Jalan yang kulalui
Jadikan itu untukku lebih dekat denganMu
Ya Rabb...
Dekaplah aku selalu dalam agungnya cintaMu
Indahnya menyebut namaMu
Hangatnya berada dalam pangkuan kasihMu
Ya Rabb...
Tolonglah hatiku
Langganan:
Postingan (Atom)
